Bank Soal Ujian dan Materi Bahasa Inggris


Admin mengucapkan, "Selamat merayakan Idhul Fitri 1441 H, semoga amal ibadah kita diterima oleh Allah SWT". Bagi Bapak/Ibu guru yang berminat semua bentuk perangkat pembelajaran, silahkan menghubungi admin via WA: 081997666360, Facebook: Amanda Fariz Mekar Pratama dan Email : mekarfariz@gmail.com. Semoga bermanfaat dan terima kasih atas kunjungannya.

Contoh Narrative Teks Tentang Legenda Tangkuban Perahu Dalam Bahasa Indonesia.




Contoh Narrative Teks Tentang Legenda Tangkuban Perahu Dalam Bahasa Indonesia.

Dahulu kala di Jawa Barat, hiduplah seorang gadis cantik dan cantik bernama Dayang Sumbi. Dia tinggal di gubuk di tengah hutan ditemani anjingnya yang setia bernama Tumang. Sebenarnya, dia adalah putri kerajaan yang diasingkan oleh ayahnya.

Suatu hari ketika Dayang sumbi sedang menenun, salah satu senarnya jatuh ke danau. Dayang Sumbi menjadi sedih. Dia berjanji pada dirinya sendiri bahwa siapa pun yang menemukan senar tersebut, jika seorang laki-laki akan menjadi suaminya dan jika seorang wanita akan menjadi saudara perempuannya. Tanpa diduga Tumang adalah orang yang datang membawa senar untuk Dayang sumbi. Akhirnya Dayang sumbi menikahi Tumang. Tumang adalah seorang pria yang dikutuk menjadi seekor anjing.

Setelah menikah dengan Tumang, Dayang sumbi memiliki seorang putra bernama Sangkuriang. Sangkuriang adalah anak yang gagah dan tampan. Dia suka berburu di hutan. Suatu hari dia pergi ke hutan untuk berburu. Dia ditemani oleh Tumang tetapi dia tidak tahu bahwa Tumang adalah ayahnya. Dia berburu sepanjang hari, tetapi hari ini bukan hari keberuntungannya. Dia bahkan tidak mendapatkan satu hewan pun. Karena dia telah berjanji kepada ibunya untuk membawa hati binatang, Sangkuriang membunuh Tumang. Dia mengambil dan membawanya ke rumah.

Ketika sampai di rumah, sangkuriang memberikan hati tumang kepada ibunya. Dayang Sumbi tidak menyadarinya. Dia memasak hati itu dan makan bersama putranya. Ketika mereka selesai makan, Dayang sumbi bertanya ke Sangkuriang “di mana Tumang? Kenapa dia tidak pulang ke rumah bersamamu? Tumang telah menjadi makanan kita hari ini, bu! ”Jawab Sangkuriang. Dayang Sumbi marah kepada Sangkuriang. Dia memukul kepalanya dengan sendok sampai berdarah.

Setelah itu insiden Sangkuriang pergi dari rumahnya. Dia melakukan perjalanan. Dayang Sumbi bersedih dan menyesali perbuatannya. Setelah bertahun-tahun perjalanannya, Sangkuriang tumbuh menjadi pria yang tampan dan pemberani. Dia tidak ingat rumah dan keluarganya. Hingga suatu hari ketika dia sedang berburu. Dia bertemu dengan seorang gadis yang sangat cantik. Gadis itu adalah dayang sumbi. Dayang Sumbi telah diberkati oleh Tuhan untuk tetap awet muda dan cantik. Sangkuriang jatuh cinta padanya. Dayang Sumbi juga tidak tahu bahwa lelaki itu adalah putranya. Mereka saling jatuh cinta. Sangkuriang ingin menikahi Dayang Sumbi. Ketika mereka bersama, Dayang melihat tanda luka di kepala sangkuriang. Dayang Sumbi menyadari bahwa itu adalah putranya Sangkuriang dan akhirnya menolak lamarannya.

Sangkuriang tidak menerima penolakan tersebut. Dia tetap ingin menikahi Dayang Sumbi. Dayang Sumbi menjadi sangat ketakutan/khawatir. Dayang sumbi mencari cara untuk menghentikan pernikahan mereka. Akhirnya dia mendapat ide yang tidak mungkin sebagai persyaratannya. "Bangun bendungan di sungai Citarum dan buatkan kapal yang bagus untukku dalam satu malam!" Kata Dayang sumbi. "Oke, aku akan melakukannya!" Jawab sangkuriang.

Malam itu Sangkuriang melakukan apa yang diminta Dayang sumbi. Dia menggunakan sihirnya untuk memanggil jin untuk membantunya. Melihat sangkuriang hampir menyelesaikan permintaannya, Dayang Sumbi menjadi takut. Dia memukul mortir sehingga ayam-ayam itu berkokok. Mendengar suara ayam, semua jin ketakutan dan menghilang. Sangkuriang gagal menikahi Dayang sumbi. Dia tahu bahwa dia telah ditipu oleh Dayang Sumbi. Dia menendang perahu yang belum selesai dengan marah. Kapal itu terbalik dan menjadi gunung yang sekarang disebut Gunung Tangkuban Perahu.

Hikmah Legenda Tangkuban Perahu
Hikmah yang dapat dipetik dari legenda Tangkuban Perahu yaitu:
  1. Jangan pernah merusak kepercayaan yang diberikan, apalagi dengan cara membunuh kawan setia yang terus menemani untuk dikorbankan demi kepentingan pribadi. 
  2. Sangkuriang merupakan contoh yang tidak patut ditiru, sifatnya yang tega, mendapatkan balasan murka ibunya. 
  3. Buatlah orang tua kita senang dengan cara yang baik dan tidak bertentangan dengan nilai dan norma yang berlaku.
Demikian, semoga bermanfaat.

Contoh Narrative Teks Tentang Legenda Tangkuban Perahu Dalam Bahasa Inggris dan Artinya.

Pada kesempatan ini, kami berbagi Legenda Tangkuban Perahu dalam bahasa inggris, dan artinya secara ringkas. Cerita ini mengisahkan seorang pria yang tampan dan sakti bertemu wanita cantik. Mereka jatuh cinta dan berkeinginan menikah, tetapi sang wanita baru menyadari ada luka di pelipis yang mirip dengan anaknya dulu yang hilang setelah ia pukul. Sang wanita ingin membatalkan pernikahan dengan memberikan syarat kepada sangkuriang untuk membuatkan danau dan perahu dalam semalam. tetapi sangkuriang tidak bisa menyanggupi dan marah dengan membalikkan perahu yang setengah jadi. perahu itu konon menjadi gunung “Tangkuban Perahu”. Penasaran? Selamat membaca.



Contoh Narrative Teks Tentang  Legenda Tangkuban Perahu Dalam Bahasa Inggris dan Artinya.

Long time ago in West Java, lived a beautiful and lovely girl named Dayang Sumbi. She lived in a shack in the middle of woods accompanied by her faithful dog named Tumang. Actually, she was a princess of a kingdom that was exiled by her father.

One day when Dayang sumbi was weaving, one of her string felt into the lake. Dayang Sumbi became sad. She promised to herself that whoever found the string, if a man would be her husband and if a girl would be her sister. Unexpectedly Tumang was the one who came to bring the linen for Dayang sumbi. Finally Dayang sumbi married Tumang. Tumang was a man who cursed into a dog.

After marrying Tumang, Dayang sumbi had a son named Sangkuriang. Sangkuriang was a dashing and handsome boy. He loved hunting in the forest. One day he went to the wood for hunting. He was accompanied by Tumang but he did not know that Tumang was his father. He was hunting all day long but today was not his lucky day. He did not get even just one animal. Because he had made a promise to his mother to bring a dear’s heart, Sangkuriang killed Tumang. He took and brought it to his home.

When he got home sangkuriang gave the tumang’s heart to his mother. Dayang Sumbi didn’t realize it. She cooked that heart and ate with her son. When they finished eating, Dayang sumbi asked to Sangkuriang “where is Tumang? Why he did not come home with you?”, “Tumang had been our meal today, mom!” Replied Sangkuriang. Dayang Sumbi was angry with Sangkuriang. She hit his head with a spoon until it bleed.

After that incident Sangkuriang went away from his home. He went on a journey. Dayang sumbi was sad and regretted what she had done. After years of his trip, Sangkuriang  grew into a handsome and brave man. He did not remember his home and his family. Until one day when he was hunting. He met a very pretty girl. That girl was dayang sumbi. Dayang sumbi had been blessed by god to stay young and beautiful forever.  Sangkuriang fell in love with her. Dayang Sumbi also didn’t know that the man was her son. They fell in love each other. Sangkuriang wanted to marry dayang sumbi. When they were together, Dayang sumbi saw an injury sign on sangkuriang’s head. Dayang Sumbi realized that it was sangkuriang her son and refused his marriage proposal.

Sangkuriang did not accept the rejection. He still wanted to marry Dayang Sumbi. Dayang Sumbi became very frightened. She was looking for ways to stop their wedding. Dayang sumbi got an idea to ask Sangkurisng did an impossible thing as the requirement. “build a dam in Citarum river and make a great boat for me in one night!” said Dayang sumbi. “Okay I’ll do it!” Replied sangkuriang.

That night sangkuriang did what was asked by a Dayang sumbi. He used his magic to call genie to help him. Seeing sangkuriang almost completed her request, Dayang Sumbi became afraid. She hit a mortar so that the chickens would be crowing. Hearing the sound of chickens, all the genie were fear and disappeared. Sangkuriang failed to marry Dayang sumbi. He knew that he had been deceived by Dayang Sumbi. He kicked the unfinished boat angrily. The ship was thrown away and became a mountain called Mount Tangkuban perahu.

Untuk lebih jelasnya, lihat...Legenda Sangkuriang Dalam Bahasa Indonesia.

Cerita Rakyat_Keong Emas Versi Bahasa Inggris.



Cerita rakyat adalah cerita legenda daerah yang berkembang di indonesia yang dipelihara oleh warga dan kadang dipercayai kebenarannya sebagai peristiwa nyata, namun tak jarang beberapa orang menganggapnya hanya mitos dan dongeng belaka. Berikut salah satu contoh cerita rakyat versi bahasa Inggris yaitu Keong Emas. Selamat membaca ya.!

Keong Mas

Once upon a time there lived a young man named Galoran. He is a respected person because of the wealth and rank of his parents. But Galoran is very lazy and wasteful. His everyday work just wasting his parents' possessions, even when his parents died he became more and more dissatisfied. Because it over time run out of his parents' property. Yet it did not make Galoran aware, too, even when he spent it lazily and walking around. Iba villagers saw him. But whenever anyone offers a job to him, Galoran just eats and sleeps alone without wanting to do the job. But finally galoran picked up by a widow is sufficient to be a friend of his life. This makes Galoran very happy; "The sharp-loving bud arrived," Galoran thought.

The widow has a daughter who is very diligent and good at weaving, her name is Jambean. So good woven Jambean to be known throughout the village. But Galoran hates his stepson very much, because Jambean often admonish him for always lazing around.

Galoran's hatred was so deep that he had planned to kill his own stepson. He sharply said to his wife: "Hi, Nyai, how dare Jambean to me. How dare he advise parents! Should that be? "" Patience, Sister. Jambean does not mean bad to sister "persuade his wife. "Know me why he did me a favor, to get me out of this house!" He exclaimed as he glared. "Do not be so kak, Jambean just simply reminded that brother would work" so the wife's efforts to calm her anger. "Ah .. nonsense. In short now you must choose .. me or your son! "Galoran threatened.

Sad heart of Jambean's mother. The mother cries day and night because confused her heart. Ratapnya: "Until the heart of your father tortured me jambean. Jambean my son, let's come here son "he cried softly. "Just a little mak, stay a little weaving" answered Jambean. "Well finished" he cried again. Jambean immediately got his mother who was sad. "Why emak sad" he asked with compassion. So the plan is told Jambean father who planned to kill Jambean. With a sad Jambean also said: "Never mind mak do not grieve, let me fulfill your wishes father. The truth will finally be happy mak ". "But only one my message mak, if I have killed my father do not my corpse planted but throw it into the dam" he replied again. With very sad the mother was nodding. Eventually Jambean was murdered by his stepfather, and at the request of the mother Jambean threw his corpse at the dam. Miraculously the torso and head of Jambean turn into shrimp and snails, or also called snails in Javanese.


Tersebutlah in the village Dadapan two widows brothers named Mbok Rondo Sambega and Mbok Rondo Sembadil. Both widows live very poorly and earn a living collecting wood and taro leaves. One day the two brothers went near the dam to find taro leaves. Quite astonished they see shrimp and snails are golden yellow. "What a beautiful shrimp and slug" exclaimed Mbok Rondo Sambega "Look how beautiful the color of the skin, golden yellow. Want me to take care of him "he cried again. "Well very beautiful, we just bring these shrimp and snails home" said Mbok Rondo Sembadil. So he picked up the shrimp and slugs to take home. Then the shrimp and snails they put in a clay pot in the kitchen. Since they have kept the shrimp and golden slugs, their lives have changed. Especially after every return home to work, kitchen has available side dishes and the house becomes very neat and clean. Mbok Rondo Sambega and Mbok Rondo Sembadil also feel amazed by the existence of it. Until one day they plan to find out who is doing it.

One day they usually go to look for wood and taro leaves, they pretend to go and then after a long walk they immediately back to sneak into the kitchen. From the kitchen came rustling sounds, the brothers immediately peeped and saw a beautiful girl coming out of a clay pot containing their shrimp and golden pet snail. "Of course he is the incarnation of the snail and the golden shrimp" whispered Mbok Rondo Sambega to Mbok Rondo Sembadil. "Let's catch it before reincarnate into a shrimp and golden snail" whispered Mbok Rondo Sembadil. Slowly they went into the kitchen, then caught the girl who was cool to cook it. "Let's tell you quickly, who are you?" Mbok Rondo Sambega urged "Bidadarikah you?" He replied. "Not Mak, I am an ordinary human being who was killed and discarded by my parents, then I became a shrimp and snail" Jambean said softly. "To hear the Jambean story the two brothers finally took the Golden Conch as their adopted son. Since then the Golden Keong helped the brothers by weaving. The weave is so beautiful and beautiful that the fabric is woven throughout the country, and the two widows become richer from day to day.


The woven fabric arrived at the royal capital. The young king is very interested in the woven artificial jambean or golden conch. Finally, the king decided to review the making of the fabric and left the kingdom by masquerading as a cloth merchant. Finally the king knew about the Golden Snail, and was deeply attracted by the beauty and craft of the Golden Keong. King broke both brothers to bring Jambean or Golden conch to enter the kingdom and proposed the Golden Conch to be his queen. How glad the two widows are.

Cerita Rakyat_Legenda Batu Menangis Versi Bahasa Inggris.


Cerita rakyat adalah cerita legenda daerah yang berkembang di indonesia yang dipelihara oleh warga dan kadang dipercayai kebenarannya sebagai peristiwa nyata, namun tak jarang beberapa orang menganggapnya hanya mitos dan dongeng belaka. Berikut salah satu contoh cerita rakyat versi bahasa Inggris yaitu Legenda Batu Menangis. Selamat membaca ya.!

Legenda Batu Menangis

In a hill far from the village, in Kalimantan area there lived a poor widow and a daughter.

The widow's daughter is very beautiful. But unfortunately, he has a very bad behavior. The girl was very lazy, never helped her mother do the chores. It only works every day.

Besides the slacker, the girl was spoiled. All his requests must be obeyed. Every time he asked for something to his mother must be granted, regardless of the situation of his poor mother, every day have to drudge to find a bite of rice.

One day the girl's daughter took her mother down to the village to shop. The location of the village market is very far away, so they have to walk quite tiring. The girl walks around in nice clothes and pokes so that the street people who see her will admire her beauty. While her mother walked behind her carrying a basket with a very dirty clothes. Because they live in a remote place, nobody knows that the two women who are walking are mothers and children.

As they began to enter the village, the villagers looked at them. They were so fascinated by the girl's beauty, especially the unsatisfied young villagers looking at her face. But when he saw the man walking behind the girl, it really contrasts. It makes people wonder.

Among the people who saw it, a young man approached and asked the girl, "Hi, pretty girl. Is that behind your mother? "
However, what is the girl's answer?
"No," he said arrogantly. "He is my assistant!"
The two mothers and children then went on their way. Not far away, approaching a young man again and asked the girl.
"Hi sweety. Is it your mother who walked behind you? "
"No, no," the girl replied, tilting her head back. "He is a slave!"
That's how every girl meets someone along the street asking about her mother, always the answer. Her mother was treated as her maid or slave.

At first hearing her daughter's rebellious reply when asked by the person, the mother can still restrain herself. But after repeatedly hearing the same and very painful answer, finally the poor mother could not help herself. The mother prayed.

"My God, I can not resist this insult. The servant's son is so self-righteous to treat himself as such. Yes, god punish this ungodly child! Punish him ... "
"Oh, Mother..mim .. forgive me, forgive your child's iniquity for so long. Mother ... Mother ... forgive your son .. "The girl kept wailing and crying begging her mother. But it was too late. The whole body of the girl eventually turned to stone. Despite being a stone, one can see that his eyes are still in tears, as if in tears. Therefore, the stone that comes from the girl who gets his mother's curse is called "Crying Stone".

On the power of God Almighty, slowly the body of the ungodly girl turned to stone. The change starts from the foot. When the change had reached half the body, the girl cried for forgiveness to her mother.

This is the story of this legend, which the local community believes the story actually happened. Whoever disobeys the birth mother who has given birth and raises her, surely his curse will be punished by God Almighty.

Cerita Rakyat_Legenda Batu Menangis


Cerita rakyat adalah cerita legenda daerah yang berkembang di indonesia yang dipelihara oleh warga dan kadang dipercayai kebenarannya sebagai peristiwa nyata, namun tak jarang beberapa orang menganggapnya hanya mitos dan dongeng belaka. Berikut salah satu contoh cerita rakyat yaitu Legenda Batu Menangis. Selamat membaca ya.!

Legenda Batu Menangis

Disebuah bukit yang jauh dari desa, didaerah Kalimantan hiduplah seorang janda miskin dan seorang anak gadisnya.

Anak gadis janda itu sangat cantik jelita. Namun sayang, ia mempunyai prilaku yang amat buruk. Gadis itu amat pemalas, tak pernah membantu ibunya melakukan pekerjaan-pekerjaan rumah. Kerjanya hanya bersolek setiap hari.

Baca juga...Legenda Batu Menangis Versi Bahasa Inggris.

Selain pemalas, anak gadis itu sikapnya manja sekali. Segala permintaannya harus dituruti. Setiap kali ia meminta sesuatu kepada ibunya harus dikabulkan, tanpa memperdulikan keadaan ibunya yang miskin, setiap hari harus membanting tulang mencari sesuap nasi.

Pada suatu hari anak gadis itu diajak ibunya turun ke desa untuk berbelanja. Letak pasar desa itu amat jauh, sehingga mereka harus berjalan kaki yang cukup melelahkan. Anak gadis itu berjalan melenggang dengan memakai pakaian yang bagus dan bersolek agar orang dijalan yang melihatnya nanti akan mengagumi kecantikannya. Sementara ibunya berjalan dibelakang sambil membawa keranjang dengan pakaian sangat dekil. Karena mereka hidup ditempat terpencil, tak seorangpun mengetahui bahwa kedua perempuan yang berjalan itu adalah ibu dan anak.

Ketika mereka mulai memasuki desa, orang-orang desa memandangi mereka. Mereka begitu terpesona melihat kecantikan anak gadis itu, terutama para pemuda desa yang tak puas-puasnya memandang wajah gadis itu. Namun ketika melihat orang yang berjalan dibelakang gadis itu, sungguh kontras keadaannya. Hal itu membuat orang bertanya-tanya.

Di antara orang yang melihatnya itu, seorang pemuda mendekati dan bertanya kepada gadis itu, “Hai, gadis cantik. Apakah yang berjalan dibelakang itu ibumu?”
Namun, apa jawaban anak gadis itu ?
“Bukan,” katanya dengan angkuh. “Ia adalah pembantuku !”
Kedua ibu dan anak itu kemudian meneruskan perjalanan. Tak seberapa jauh, mendekati lagi seorang pemuda dan bertanya kepada anak gadis itu.
“Hai, manis. Apakah yang berjalan dibelakangmu itu ibumu?”
“Bukan, bukan,” jawab gadis itu dengan mendongakkan kepalanya. ” Ia adalah budakk!”
Begitulah setiap gadis itu bertemu dengan seseorang disepanjang jalan yang menanyakan perihal ibunya, selalu jawabannya itu. Ibunya diperlakukan sebagai pembantu atau budaknya.

Pada mulanya mendengar jawaban putrinya yang durhaka jika ditanya orang, si ibu masih dapat menahan diri. Namun setelah berulang kali didengarnya jawabannya sama dan yang amat menyakitkan hati, akhirnya si ibu yang malang itu tak dapat menahan diri. Si ibu berdoa.

“Ya Tuhan, hamba tak kuat menahan hinaan ini. Anak kandung hamba begitu teganya memperlakukan diri hamba sedemikian rupa. Ya, tuhan hukumlah anak durhaka ini ! Hukumlah dia….”
Atas kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa, perlahan-lahan tubuh gadis durhaka itu berubah menjadi batu. Perubahan itu dimulai dari kaki. Ketika perubahan itu telah mencapai setengah badan, anak gadis itu menangis memohon ampun kepada ibunya.

” Oh, Ibu..ibu..ampunilah saya, ampunilah kedurhakaan anakmu selama ini. Ibu…Ibu…ampunilah anakmu..” Anak gadis itu terus meratap dan menangis memohon kepada ibunya. Akan tetapi, semuanya telah terlambat. Seluruh tubuh gadis itu akhirnya berubah menjadi batu. Sekalipun menjadi batu, namun orang dapat melihat bahwa kedua matanya masih menitikkan air mata, seperti sedang menangis. Oleh karena itu, batu yang berasal dari gadis yang mendapat kutukan ibunya itu disebut ” Batu Menangis “.

Demikianlah cerita berbentuk legenda ini, yang oleh masyarakat setempat dipercaya bahwa kisah itu benar-benar pernah terjadi. Barang siapa yang mendurhakai ibu kandung yang telah melahirkan dan membesarkannya, pasti perbuatan laknatnya itu akan mendapat hukuman dari Tuhan Yang Maha Kuasa.

Cerita Rakyat_Lutung Kasarung Versi Bahasa Inggris.



Cerita rakyat adalah cerita legenda daerah yang berkembang di indonesia yang dipelihara oleh warga dan kadang dipercayai kebenarannya sebagai peristiwa nyata, namun tak jarang beberapa orang menganggapnya hanya mitos dan dongeng belaka. Berikut salah satu contoh cerita rakyat versi bahasa Inggris yaitu Lutung Kasarung. Selamat membaca ya.!

Lutung Kasarung

In ancient times in tatar pasundan there was a kingdom led by a wise king, he was known as King Tapak Agung.

Prabu Tapa Agung has two beautiful daughters, Purbararang and his sister Purbasari.

At the time of nearing the end of his life Prabu Tapak Agung appointed Purbasari, his youngest daughter as a substitute. "I am too old, it is time for me to abdicate," said Prapa Tapa.

Purbasari has a brother named Purbararang. He disagreed that his sister was appointed to replace their father. "I am the daughter of Eldest, my father should have chosen me as his successor," Purbararang grumbled at his fiancé, Indrajaya. Her mounting clutter has the intention of hurting her sister. He meets a witch to witch Purbasari. The witch had spelled Purbasari so that suddenly Purbasari's skin became spotted with black spots. Purbararang so have a reason to drive his sister. "A man who is cursed like he does not deserve to be a Queen!" Purbararang said.

Then he ordered a Patih to alienate Purbasari into the forest. Arriving in the forest patih is still kind enough to make a hut for Purbasari. He also advised Purbasari, "Stunned Princess. This trial will surely end, the Almighty will always be with the Princess ". "Thank you uncle", said Purbasari.

During the jungle he has many friends that are always good to him. Among the animals is a mysterious black-haired macaque. But the apes are the most attentive to Purbasari. Lutung berdungung always happy Purbasari by bringing beautiful flowers and fruits with his friends.

At the time of the full moon night, Lutung Kasarung behaves strangely. He walked to a quiet place and meditated. He is asking something to the Gods. This proves that Lutung Kasarung is not an ordinary creature. Not long after, the land near Lutung broke and created a small lake, the water was very clear. The water contains a very fragrant medicine.

The next day Lutung Kasarung went to Purbasari and asked him to take a bath in the lake. "What's in it for me?" Thought Purbasari. But he would obey. Shortly after he plunged himself. Something happened to his skin. His skin became as clean as before and he became beautiful again. Purbasari was very surprised and excited when he looked in the mirror.

At the palace, Purbararang decides to see his sister in the forest. He went with his fiancé and the guards. When he reached the forest, he finally met his brother and looked at each other. Purbararang did not believe he saw his sister back to normal. Purbararang does not want to lose face, he invites Purbasari long hair. "Who is the longest hair that he won!", Said Purbararang. Initially Purbasari did not want to, but because he was constantly urged he served his brother. Apparently Purbasari hair longer.

"Okay I lost, but now let's fight our handsome fiancas, It's my fiance", said Purbararang as he approached Indrajaya. Purbasari began to be restless and confused. Finally he glanced and pulled the hand of Javan Kasarung. Javan Kasarung jumped up and down as if to calm Purbasari. Purbararang laughed out loud, "So the monkey is your fiancé?".

At that very moment Lutung Kasarung immediately meditate. Suddenly there was a miracle. Lutung Kasarung turned into a handsome young man with a very handsome face, more than Indrajaya. Everyone was surprised to see the event while cheering. Purbararang finally conceded his defeat and his guilt during this time. He apologized to his sister and begged not to be punished. The kindest Purbasari forgive them. After that event, they all returned to the Palace.

Purbasari became a queen, accompanied by a young man of his dreams. The young man who had always been with him in the form of a wood forest.

Cerita Rakyat_Asal Mula Selat Bali Versi Bahasa Inggris

Cerita rakyat adalah cerita legenda daerah yang berkembang di indonesia yang dipelihara oleh warga dan kadang dipercayai kebenarannya sebagai peristiwa nyata, namun tak jarang beberapa orang menganggapnya hanya mitos dan dongeng belaka. Berikut salah satu contoh cerita rakyat versi bahasa Inggris yaitu Asal Mula Selat Bali. Selamat membaca ya.!

Asal Mula Selat Bali

Once upon a time there lived a Brahmin benama Sidi Mantra which is very famous powers. Sanghyang Widya or Batara Guru gave a gift of treasure and a beautiful wife. After several years of marriage, they got a boy named Manik Angkeran.

Manik Angkeran grew into a handsome and clever young man, but he likes to gamble. He often lost and was forced to stake his parents' assets, sometimes he also owed. Unable to pay the debt, Manik Angkeran asked his father for help to do something. Sidi Mantra fasted and prayed for the help of the gods. Suddenly he heard a voice, "Hi, Sidi Mantra, in the crater of Mount Agung there is a treasure guarded by a dragon with a naga Besukih Dragon. Go there and ask her to give her little treasure. "

Sidi Mantra goes to Gunung Agung by overcoming all obstacles. Arriving at the edge of the crater of Mount Agung, he sat cross-legged. As he rang the bell he read a spell and called the name of the Besukih Dragon. Not long after that the Dragon came out. After hearing the intention of the arrival of Sidi Mantra, Naga Besukih stretched and from his scales came out gold and diamonds. After saying thank you, Sidi Mantra excused himself. All the goods he got given to Manik Angkeran in the hope he will not gamble anymore. But not in reality the treasure is exhausted very quickly. Again Manik Angkeran asked his father for help. However, Sidi Mantra was disappointed and refused.

After that, Manik Angkeran did not remain silent, He find out from where his father got the treasure. Not long after, Manik Angkeran knew that the treasure was obtained from Mount Agung. Manik Angkeran knew to get there he had to read a spell but he never learned about prayers and spells. So, he just brought a bell that was stolen from his father when his father slept.

After arriving at the crater of Mount Agung, Manik Angkeran sounded his gentle. Frightfully scared him when he saw Dragon Besukih. After the dragon heard the intention of the arrival of Manik Angkeran, he said, "I'll give you the treasure you asked for, but you have to promise to change your behavior. Do not gamble anymore. Remember the law of karma. "

Manik Angkeran was amazed to see the gold, diamonds, and gems in front of him. Then the evil intentions in his heart. Because want more treasure, then cut the tail of Dragon Besukih when Dragon beputar will return to the nest. Manik Angkeran immediately escaped fear. But because of the miracle of the Dragon, when the traces of Manik Angkeran licked the dragon, he burned to ashes.

Seeing the death of his son, Sidi Mantra became very sad. He immediately sought the Naga Besukih and begged his son to live again. Besukih dragon grant the request with the condition Sidi Mantra want to restore the tail Dragon Besukih as normal. Then with magic, Sidi Mantra Dragon tail back to normal. After Manik Angkeran is turned on, he apologizes and promises not to repeat it again. Sidi Mantra knew that his son was converted but he decided not to live together again.

"You have to start a new life," Sidi Mantra said. In the blink of an eye he vanished. In the place where he stood arose a source of water that grew increasingly large to become the sea. With supernatural powers, Sidi Mantra makes a line that lavishes him with his son. this story that line up the origin of the strait of Bali, now the place became the Bali strait that separates the island of Java with the island of Bali.

Cerita Rakyat_Timun Mas Versi Bahasa Inggris.



Cerita rakyat adalah cerita legenda daerah yang berkembang di indonesia yang dipelihara oleh warga dan kadang dipercayai kebenarannya sebagai peristiwa nyata, namun tak jarang beberapa orang menganggapnya hanya mitos dan dongeng belaka. Berikut salah satu contoh cerita rakyat  yaitu Timun Emas versi bahasa Inggris. Selamat membaca ya.!

Timun Mas

In ancient times, there lived a farmer's husband and wife. They live in a village near the forest. They live happily. Unfortunately they have not just been blessed with a child.

Every day they pray to the Almighty. They prayed to be given a child soon. One day a giant passes through their abode. The giant heard the husband's prayer. The giant then gives them a cucumber seed.

"Plant this seed. Later you will get a daughter, "said Giant. "Thank you, Giant," said the husband and wife. "But there are a prerequisite. At the age of 17 years the child should you submit to me, "said Giant. Husband and wife is very missed a child. Therefore without thinking they agree.

The farmer's husband then planted the cucumber seeds. Every day they take care of the growing plants as well as possible. Months later grew a golden cucumber.

The cucumber fruit is getting bigger and heavier. When the fruit is ripe, they pick it. They carefully cut the fruit. To their astonishment, in the fruit they found a very beautiful baby girl. The husband and wife were very happy. They named the baby Timun Mas.

Year after year passed. Timun Mas grows into a beautiful girl. Both his parents are very proud of him. But they became very scared. Because on Timun Mas's 17th birthday, the giant comes back. The giant wins a promise to take Timun Mas.

The farmer tried to calm down. "Wait a minute. Timun Mas is playing. My wife will call her, "he said. The farmer immediately met his son. "My son, take this," he said, handing me a cloth bag. "It will help you against the Giant. Now run as fast as you can, "he said. So Timun Mas immediately ran away.

Husband and wife was sad over the departure of Timun Mas. But they are not willing if his son into a giant meal. The giant waited long enough. He became impatient. He knew, had been lied to husband and wife. Then he destroyed the farmer's cottage. Then he chased Timun Mas into the forest.

Giant immediately ran after Timun Mas. The giant is getting closer. Timun Mas immediately took a handful of salt from his cloth bag. Then the salt was sown to the Giant. Suddenly a vast sea was stretched out. Giant forced to swim with difficulty.

Timun Mas ran again. But then the Giant almost caught up with him. Timun Mas again retrieves the magical object from his pocket. He took a handful of chili. The chili was tossed in the direction of the giant. Instantly trees with sharp twigs and thorns trap the Giant. Giant screamed in pain. While Timun Mas ran for safety.

But the Giant is really strong. He again almost caught Timun Mas. So Timun Mas also pulled out a third magical object. He cast the seeds of a magic cucumber. Instantly grow a vast garden of cucumbers. Giant is very tired and hungry. He also ate the fresh cucumbers with greed. Because of eating too much, the Giant fell asleep.

Timun Mas again escaped. He ran with all his might. But over time his energy runs out. Worse still because the Giant awoke from his sleep. The Giant again almost caught him. Timun Mas is very scared. He threw his last weapon, a handful of shrimp paste. Again there was a miracle. A vast mud lake lies. Giant plunged into it. His hand was almost reaching Timun Mas. But the mud lake pulled him to the bottom. Giant panic. He could not breathe, then drowned.

Timun Mas is relieved. He has survived. Timun Mas went back to his parents' house. Timun Mas's father and mother were delighted to see Timun Mas survived. They welcomed him. "Thank you God. You saved my son, "they said cheerfully.


Since then Timun Mas can live quietly with his parents. They can live happily without fear again.

Cerita Rakyat_Malin Kundang Versi Bahasa Inggris.


Cerita rakyat adalah cerita legenda daerah yang berkembang di indonesia yang dipelihara oleh warga dan kadang dipercayai kebenarannya sebagai peristiwa nyata, namun tak jarang beberapa orang menganggapnya hanya mitos dan dongeng belaka.  Berikut salah satu contoh cerita rakyat versi Inggris yaitu Malin Kundang. Selamat membaca ya.!

Malin Kundang
 
Once upon a time, there lived a family on the coast of Sumatra. The family had a child named Malin Kundang. Because the condition of their family is very apprehensive, then the malin dad decided to go to the country across.

Great hope of malin and his mother, one day his father came home with a lot of money that can later to buy daily necessities. After months the father of malin never came, and finally the hope of Malin Kundang and his mother.

After Malin Kundang grew up, he thought to earn a living in the country with the hope of later when he returned home, he has become a wealthy. Finally Malin Kundang sailed along with a ship merchant shipwright in his hometown that has been successful.

During his stay in the ship, Malin Kundang learned a lot about the science of cruise on the crew of experienced ships. Malin studied diligently about shipbuilding to his more experienced friends, and he was finally very good at shipping.

Many islands have been visited, until one day in the middle of the journey, suddenly the ship that climbed Malin Kundang in attack by pirates. All merchandise of merchants on board were seized by pirates. In fact most of the crew and the people on board were killed by the pirates. Malin Kundang was fortunate that he was not murdered by pirates, because when it happened, Malin was soon hiding in a small room covered with wood.

Malin Kundang hanging in the middle of the sea, until finally the ship that ditumpanginya stranded on a beach. With the remaining energy, Malin Kundang walks to the nearest village from the beach. Arriving in the village, Malin Kundang helped by the community in the village after previously told the incident that happened to him. The village where Malin was stranded was a very fertile village. With his tenacity and persistence at work, Malin gradually became a wealthy man. It has many merchant ships with more than 100 men. After becoming rich, Malin Kundang married a girl to be his wife.


After some time of marriage, Malin and his wife made the voyage with a large and beautiful ship accompanied by the crew and a lot of bodyguards. Mrs. Malin Kundang, who waits daily for her son, sees the beautiful ship, goes to the harbor. He saw two men standing on the deck of the ship. He believes that who is standing is his son Malin Kundang and his wife.

Malin Kundang got off the boat. He was greeted by his mother. After close enough, her mother saw the wounded in the right arm of the person, the more assured her mother that he approached was Malin Kundang. "Malin Kundang, my son, why did you leave so long without sending word?", He said as he hugged Malin Kundang. But Kundang immediately let go of his mother's embrace and pushed him down. "Women do not know themselves, carelessly claimed to be my mother", said Malin Kundang to his mother. Malin Kundang pretended not to recognize his mother, embarrassed by his elderly mother and dressed in rags. "The woman is your mother?", Asked the wife of Malin Kundang. "No, he's just a beggar who pretends to be my mother to get my treasure," Malin said to his wife. Hearing statements and being treated arbitrarily by his son, Malin Kundang's mother was very angry. He did not expect his son to be a rebellious child.

Because of his rising anger, Malin's mother raised her hands saying "Oh God, if she's my son, I swear she's a rock". It was not long before the wind rumbled and a violent storm came to destroy the ship Malin Kundang. After that Malin Kundang body slowly become stiff and eventually eventually shaped into a rock.

Cerita Rakyat_Malin Kundang



Cerita rakyat adalah cerita legenda daerah yang berkembang di indonesia yang dipelihara oleh warga dan kadang dipercayai kebenarannya sebagai peristiwa nyata, namun tak jarang beberapa orang menganggapnya hanya mitos dan dongeng belaka. Berikut salah satu contoh cerita rakyat yaitu Malin Kundang. Selamat membaca ya.!

Malin Kundang

Pada suatu hari, hiduplah sebuah keluarga di pesisir pantai wilayah Sumatra. Keluarga itu mempunyai seorang anak yang diberi nama Malin Kundang. Karena kondisi keluarga mereka sangat memprihatinkan, maka ayah malin memutuskan untuk pergi ke negeri seberang.

Besar harapan malin dan ibunya, suatu hari nanti ayahnya pulang dengan membawa uang banyak yang nantinya dapat untuk membeli keperluan sehari-hari. Setelah berbulan-bulan lamanya ternyata ayah malin tidak kunjung datang, dan akhirnya pupuslah harapan Malin Kundang dan ibunya.
Setelah Malin Kundang beranjak dewasa, ia berpikir untuk mencari nafkah di negeri seberang dengan harapan nantinya ketika kembali ke kampung halaman, ia sudah menjadi seorang yang kaya raya. Akhirnya Malin Kundang ikut berlayar bersama dengan seorang nahkoda kapal dagang di kampung halamannya yang sudah sukses.

Selama berada di kapal, Malin Kundang banyak belajar tentang ilmu pelayaran pada anak buah kapal yang sudah berpengalaman. Malin belajar dengan tekun tentang perkapalan pada teman-temannya yang lebih berpengalaman, dan akhirnya dia sangat mahir dalam hal perkapalan.

Banyak pulau sudah dikunjunginya, sampai dengan suatu hari di tengah perjalanan, tiba-tiba kapal yang dinaiki Malin Kundang di serang oleh bajak laut. Semua barang dagangan para pedagang yang berada di kapal dirampas oleh bajak laut. Bahkan sebagian besar awak kapal dan orang yang berada di kapal tersebut dibunuh oleh para bajak laut. Malin Kundang sangat beruntung dirinya tidak dibunuh oleh para bajak laut, karena ketika peristiwa itu terjadi, Malin segera bersembunyi di sebuah ruang kecil yang tertutup oleh kayu.

Malin Kundang terkatung-katung ditengah laut, hingga akhirnya kapal yang ditumpanginya terdampar di sebuah pantai. Dengan sisa tenaga yang ada, Malin Kundang berjalan menuju ke desa yang terdekat dari pantai. Sesampainya di desa tersebut, Malin Kundang ditolong oleh masyarakat di desa tersebut setelah sebelumnya menceritakan kejadian yang menimpanya. Desa tempat Malin terdampar adalah desa yang sangat subur. Dengan keuletan dan kegigihannya dalam bekerja, Malin lama kelamaan berhasil menjadi seorang yang kaya raya. Ia memiliki banyak kapal dagang dengan anak buah yang jumlahnya lebih dari 100 orang. Setelah menjadi kaya raya, Malin Kundang mempersunting seorang gadis untuk menjadi istrinya.

Setelah beberapa lama menikah, Malin dan istrinya melakukan pelayaran dengan kapal yang besar dan indah disertai anak buah kapal serta pengawalnya yang banyak. Ibu Malin Kundang yang setiap hari menunggui anaknya, melihat kapal yang sangat indah itu, masuk ke pelabuhan. Ia melihat ada dua orang yang sedang berdiri di atas geladak kapal. Ia yakin kalau yang sedang berdiri itu adalah anaknya Malin Kundang beserta istrinya.

Malin Kundang pun turun dari kapal. Ia disambut oleh ibunya. Setelah cukup dekat, ibunya melihat belas luka dilengan kanan orang tersebut, semakin yakinlah ibunya bahwa yang ia dekati adalah Malin Kundang. “Malin Kundang, anakku, mengapa kau pergi begitu lama tanpa mengirimkan kabar?”, katanya sambil memeluk Malin Kundang. Tetapi Kundang segera melepaskan pelukan ibunya dan mendorongnya hingga terjatuh. “Wanita tak tahu diri, sembarangan saja mengaku sebagai ibuku”, kata Malin Kundang pada ibunya. Malin Kundang pura-pura tidak mengenali ibunya, karena malu dengan ibunya yang sudah tua dan mengenakan baju compang-camping. “Wanita itu ibumu?”, Tanya istri Malin Kundang. “Tidak, ia hanya seorang pengemis yang pura-pura mengaku sebagai ibuku agar mendapatkan harta ku”, sahut Malin kepada istrinya. Mendengar pernyataan dan diperlakukan semena-mena oleh anaknya, ibu Malin Kundang sangat marah. Ia tidak menduga anaknya menjadi anak durhaka. 

Karena kemarahannya yang memuncak, ibu Malin menengadahkan tangannya sambil berkata “Oh Tuhan, kalau benar ia anakku, aku sumpahi dia menjadi sebuah batu”. Tidak berapa lama kemudian angin bergemuruh kencang dan badai dahsyat datang menghancurkan kapal Malin Kundang. Setelah itu tubuh Malin Kundang perlahan menjadi kaku dan lama-kelamaan akhirnya berbentuk menjadi sebuah batu karang.

Cerita Rakyat_Timun Mas


Cerita rakyat adalah cerita legenda daerah yang berkembang di indonesia yang dipelihara oleh warga dan kadang dipercayai kebenarannya sebagai peristiwa nyata, namun tak jarang beberapa orang menganggapnya hanya mitos dan dongeng belaka. Berikut salah satu contoh cerita rakyat  yaitu Timun Emas. Selamat membaca ya.!

Timun Mas

Pada zaman dahulu, hiduplah sepasang suami istri petani. Mereka tinggal di sebuah desa di dekat hutan. Mereka hidup bahagia. Sayangnya mereka belum saja dikaruniai seorang anak pun.

Setiap hari mereka berdoa pada Yang Maha Kuasa. Mereka berdoa agar segera diberi seorang anak. Suatu hari seorang raksasa melewati tempat tinggal mereka. Raksasa itu mendengar doa suami istri itu. Raksasa itu kemudian memberi mereka biji mentimun.

Baca juga...Timun Emas Versi Bahasa Inggris.

“Tanamlah biji ini. Nanti kau akan mendapatkan seorang anak perempuan,” kata Raksasa. “Terima kasih, Raksasa,” kata suami istri itu. “Tapi ada syaratnya. Pada usia 17 tahun anak itu harus kalian serahkan padaku,” sahut Raksasa. Suami istri itu sangat merindukan seorang anak. Karena itu tanpa berpikir panjang mereka setuju.

Suami istri petani itu kemudian menanam biji-biji mentimun itu. Setiap hari mereka merawat tanaman yang mulai tumbuh itu dengan sebaik mungkin. Berbulan-bulan kemudian tumbuhlah sebuah mentimun berwarna keemasan.

Buah mentimun itu semakin lama semakin besar dan berat. Ketika buah itu masak, mereka memetiknya. Dengan hati-hati mereka memotong buah itu. Betapa terkejutnya mereka, di dalam buah itu mereka menemukan bayi perempuan yang sangat cantik. Suami istri itu sangat bahagia. Mereka memberi nama bayi itu Timun Mas.

Tahun demi tahun berlalu. Timun Mas tumbuh menjadi gadis yang cantik. Kedua orang tuanya sangat bangga padanya. Tapi mereka menjadi sangat takut. Karena pada ulang tahun Timun Mas yang ke-17, sang raksasa datang kembali. Raksasa itu menangih janji untuk mengambil Timun Mas.

Petani itu mencoba tenang. “Tunggulah sebentar. Timun Mas sedang bermain. Istriku akan memanggilnya,” katanya. Petani itu segera menemui anaknya. “Anakkku, ambillah ini,” katanya sambil menyerahkan sebuah kantung kain. “Ini akan menolongmu melawan Raksasa. Sekarang larilah secepat mungkin,” katanya. Maka Timun Mas pun segera melarikan diri.

Suami istri itu sedih atas kepergian Timun Mas. Tapi mereka tidak rela kalau anaknya menjadi santapan Raksasa. Raksasa menunggu cukup lama. Ia menjadi tak sabar. Ia tahu, telah dibohongi suami istri itu. Lalu ia pun menghancurkan pondok petani itu. Lalu ia mengejar Timun Mas ke hutan.

Raksasa segera berlari mengejar Timun Mas. Raksasa semakin dekat. Timun Mas segera mengambil segenggam garam dari kantung kainnya. Lalu garam itu ditaburkan ke arah Raksasa. Tiba-tiba sebuah laut yang luas pun terhampar. Raksasa terpaksa berenang dengan susah payah.

Timun Mas berlari lagi. Tapi kemudian Raksasa hampir berhasil menyusulnya. Timun Mas kembali mengambil benda ajaib dari kantungnya. Ia mengambil segenggam cabai. Cabai itu dilemparnya ke arah raksasa. Seketika pohon dengan ranting dan duri yang tajam memerangkap Raksasa. Raksasa berteriak kesakitan. Sementara Timun Mas berlari menyelamatkan diri.

Tapi Raksasa sungguh kuat. Ia lagi-lagi hampir menangkap Timun Mas. Maka Timun Mas pun mengeluarkan benda ajaib ketiga. Ia menebarkan biji-biji mentimun ajaib. Seketika tumbuhlah kebun mentimun yang sangat luas. Raksasa sangat letih dan kelaparan. Ia pun makan mentimun-mentimun yang segar itu dengan lahap. Karena terlalu banyak makan, Raksasa tertidur.

Timun Mas kembali melarikan diri. Ia berlari sekuat tenaga. Tapi lama kelamaan tenaganya habis. Lebih celaka lagi karena Raksasa terbangun dari tidurnya. Raksasa lagi-lagi hampir menangkapnya. Timun Mas sangat ketakutan. Ia pun melemparkan senjatanya yang terakhir, segenggam terasi udang. Lagi-lagi terjadi keajaiban. Sebuah danau lumpur yang luas terhampar. Raksasa terjerembab ke dalamnya. Tangannya hampir menggapai Timun Mas. Tapi danau lumpur itu menariknya ke dasar. Raksasa panik. Ia tak bisa bernapas, lalu tenggelam.

Timun Mas lega. Ia telah selamat. Timun Mas pun kembali ke rumah orang tuanya. Ayah dan Ibu Timun Mas senang sekali melihat Timun Mas selamat. Mereka menyambutnya. “Terima Kasih, Tuhan. Kau telah menyelamatkan anakku,” kata mereka gembira.

Sejak saat itu Timun Mas dapat hidup tenang bersama orang tuanya. Mereka dapat hidup bahagia tanpa ketakutan lagi.

Cerita Rakyat_Asal Mula Selat Bali


Cerita rakyat adalah cerita legenda daerah yang berkembang di indonesia yang dipelihara oleh warga dan kadang dipercayai kebenarannya sebagai peristiwa nyata, namun tak jarang beberapa orang menganggapnya hanya mitos dan dongeng belaka. Berikut salah satu contoh cerita rakyat yaitu Asal Mula Selat Bali. Selamat membaca ya.!

Asal Mula Selat Bali

Dahulu kala hiduplah seorang Brahmana benama Sidi Mantra yang sangat terkenal kesaktiannya. Sanghyang Widya atau Batara Guru memberi hadiah harta dan seorang istri yang cantik. Sesudah beberapa tahun menikah, mereka mendapat seorang anak laki – laki yang diberi nama Manik Angkeran.

Manik Angkeran bertumbuh menjadi seorang pemuda yang gagah dan pandai, namun Ia suka berjudi. Dia sering kalah dan terpaksa mempertaruhkan harta kekayaan orang tuanya, terkadang Ia pun berhutang. Karena tidak dapat membayar hutang, Manik Angkeran meminta bantuan ayahnya untuk berbuat sesuatu. Sidi Mantra berpuasa dan berdoa untuk memohon pertolongan dewa-dewa. Tiba-tiba dia mendengar suara, “Hai, Sidi Mantra, di kawah Gunung Agung ada harta karun yang dijaga seekor naga yang bernarna Naga Besukih. Pergilah ke sana dan mintalah supaya dia mau memberi sedikit hartanya.”

Baca juga...Asal Mula Selat Bali Versi Bahasa Inggris.

Sidi Mantra pergi ke Gunung Agung dengan mengatasi segala rintangan. Sesampainya di tepi kawah Gunung Agung, dia duduk bersila. Sambil membunyikan genta dia membaca mantra dan memanggil nama Naga Besukih. Tidak lama kernudian sang Naga keluar. Setelah mendengar maksud kedatangan Sidi Mantra, Naga Besukih menggeliat dan dari sisiknya keluar emas dan intan. Setelah mengucapkan terima kasih, Sidi Mantra mohon diri. Semua harta benda yang didapatnya diberikan kepada Manik Angkeran dengan harapan dia tidak akan berjudi lagi. Tetapi tidak pada kenyataannya harta itu habis dengan sangat cepat. Sekali lagi Manik Angkeran meminta bantuan ayahnya. Tetapi, Sidi Mantra kecewa dan menolaknya.

Setelah itu, Manik Angkeran tidak tinggal diam, Ia mencari tahu dari mana Ayahanya mendapatkan harta tersebut. Tidak lama kemudian, Manik Angkeran tahu bahwa harta tersebut didapat dari Gunung Agung. Manik Angkeran tahu untuk sampai ke sana dia harus membaca mantra tetapi dia tidak pernah belajar mengenai doa dan mantra. Jadi, dia hanya membawa genta yang dicuri dari ayahnya waktu ayahnya tidur.

Setelah sampai di kawah Gunung Agung, Manik Angkeran membunyikan gentanya. Bukan main takutnya ia waktu ia melihat Naga Besukih. Setelah Naga mendengar maksud kedatangan Manik Angkeran, dia berkata, “Akan kuberikan harta yang kau minta, tetapi kamu harus berjanji untuk mengubah kelakuanmu. Jangan berjudi lagi. Ingatlah akan hukum karma.”

Manik Angkeran terpesona melihat emas, intan, dan permata di hadapannya. Maka terlintaslah niat jahat dalam hatinya. Karena ingin harta lebih banyak,maka dipotongnya ekor Naga Besukih ketika Naga beputar akan kembali ke sarangnya. Manik Angkeran segera melarikan diri ketakutan. Tetapi karena kesaktian Naga, sewaktu jejak Manik Angkeran dijilat sang Naga, maka ia terbakar menjadi abu.

Melihat kematian anaknya, Sidi Mantra pun menjadi sangat sedih. Ia pun segera mencari Naga Besukih dan memohon supaya anaknya dapat hidup kembali. Naga Besukih mengabulkan permohonan tersebut dengan syarat Sidi Mantra mau mengembalikan ekor Naga Besukih seperti sediakala. Lalu dengan kesaktian, Sidi Mantra ekor Naga kembali seperti semula. Setelah Manik Angkeran dihidupkan, dia minta maaf dan berjanji tidak akan mengulangi nya lagi. Sidi Mantra tahu bahwa anaknya sudah bertobat tetapi dia memutuskan untuk tidak hidup bersama lagi.

“Kamu harus memulai hidup baru ,” kata Sidi Mantra. Dalam sekejap mata dia lenyap. Di tempat dia berdiri timbul sebuah sumber air yang makin lama makin besar sehingga menjadi laut. Dengan kesaktian, Sidi Mantra membuat garis yang mernisahkan dia dengan anaknya. cerita ini yang menggaris besari asal mula selat bali, sekarang tempat itu menjadi selat Bali yang memisahkan pulau Jawa dengan pulau Bali,.

Cerita Rakyat_Lutung Kasarung



Cerita rakyat adalah cerita legenda daerah yang berkembang di indonesia yang dipelihara oleh warga dan kadang dipercayai kebenarannya sebagai peristiwa nyata, namun tak jarang beberapa orang menganggapnya hanya mitos dan dongeng belaka. Berikut salah satu contoh cerita rakyat yaitu Lutung Kasarung. Selamat membaca ya.!

Lutung Kasarung

Pada jaman dahulu kala di tatar pasundan ada sebuah kerajaan yang pimpin oleh seorang raja yang bijaksana, beliau dikenal sebagai Prabu Tapak Agung.

Prabu Tapa Agung mempunyai dua orang putri cantik yaitu Purbararang dan adiknya Purbasari.

Pada saat mendekati akhir hayatnya Prabu Tapak Agung menunjuk Purbasari, putri bungsunya sebagai pengganti. “Aku sudah terlalu tua, saatnya aku turun tahta,” kata Prabu Tapa.
Purbasari memiliki kakak yang bernama Purbararang. Ia tidak setuju adiknya diangkat menggantikan Ayah mereka. “Aku putri Sulung, seharusnya ayahanda memilih aku sebagai penggantinya,” gerutu Purbararang pada tunangannya yang bernama Indrajaya. Kegeramannya yang sudah memuncak membuatnya mempunyai niat mencelakakan adiknya. Ia menemui seorang nenek sihir untuk memanterai Purbasari. Nenek sihir itu memanterai Purbasari sehingga saat itu juga tiba-tiba kulit Purbasari menjadi bertotol-totol hitam. Purbararang jadi punya alasan untuk mengusir adiknya tersebut. “Orang yang dikutuk seperti dia tidak pantas menjadi seorang Ratu !” ujar Purbararang.

Kemudian ia menyuruh seorang Patih untuk mengasingkan Purbasari ke hutan. Sesampai di hutan patih tersebut masih berbaik hati dengan membuatkan sebuah pondok untuk Purbasari. Ia pun menasehati Purbasari, “Tabahlah Tuan Putri. Cobaan ini pasti akan berakhir, Yang Maha Kuasa pasti akan selalu bersama Putri”. “Terima kasih paman”, ujar Purbasari.

Selama di hutan ia mempunyai banyak teman yaitu hewan-hewan yang selalu baik kepadanya. Diantara hewan tersebut ada seekor kera berbulu hitam yang misterius. Tetapi kera tersebut yang paling perhatian kepada Purbasari. Lutung kasarung selalu menggembirakan Purbasari dengan mengambilkan bunga –bunga yang indah serta buah-buahan bersama teman-temannya.

Pada saat malam bulan purnama, Lutung Kasarung bersikap aneh. Ia berjalan ke tempat yang sepi lalu bersemedi. Ia sedang memohon sesuatu kepada Dewata. Ini membuktikan bahwa Lutung Kasarung bukan makhluk biasa. Tidak lama kemudian, tanah di dekat Lutung merekah dan terciptalah sebuah telaga kecil, airnya jernih sekali. Airnya mengandung obat yang sangat harum.

Keesokan harinya Lutung Kasarung menemui Purbasari dan memintanya untuk mandi di telaga tersebut. “Apa manfaatnya bagiku ?”, pikir Purbasari. Tapi ia mau menurutinya. Tak lama setelah ia menceburkan dirinya. Sesuatu terjadi pada kulitnya. Kulitnya menjadi bersih seperti semula dan ia menjadi cantik kembali. Purbasari sangat terkejut dan gembira ketika ia bercermin ditelaga tersebut.

Di istana, Purbararang memutuskan untuk melihat adiknya di hutan. Ia pergi bersama tunangannya dan para pengawal. Ketika sampai di hutan, ia akhirnya bertemu dengan adiknya dan saling berpandangan. Purbararang tak percaya melihat adiknya kembali seperti semula. Purbararang tidak mau kehilangan muka, ia mengajak Purbasari adu panjang rambut. “Siapa yang paling panjang rambutnya dialah yang menang !”, kata Purbararang. Awalnya Purbasari tidak mau, tetapi karena terus didesak ia meladeni kakaknya. Ternyata rambut Purbasari lebih panjang.

“Baiklah aku kalah, tapi sekarang ayo kita adu tampan tunangan kita, Ini tunanganku”, kata Purbararang sambil mendekat kepada Indrajaya. Purbasari mulai gelisah dan kebingungan. Akhirnya ia melirik serta menarik tangan Lutung Kasarung. Lutung Kasarung melonjak-lonjak seakan-akan menenangkan Purbasari. Purbararang tertawa terbahak-bahak, “Jadi monyet itu tunanganmu ?”.

Pada saat itu juga Lutung Kasarung segera bersemedi. Tiba-tiba terjadi suatu keajaiban. Lutung Kasarung berubah menjadi seorang Pemuda gagah berwajah sangat tampan, lebih dari Indrajaya. Semua terkejut melihat kejadian itu seraya bersorak gembira. Purbararang akhirnya mengakui kekalahannya dan kesalahannya selama ini. Ia memohon maaf kepada adiknya dan memohon untuk tidak dihukum. Purbasari yang baik hati memaafkan mereka. Setelah kejadian itu akhirnya mereka semua kembali ke Istana.

Purbasari menjadi seorang ratu, didampingi oleh seorang pemuda idamannya. Pemuda yang ternyata selama ini selalu mendampinginya dihutan dalam wujud seekor lutung.
Back To Top