Bank Soal Ujian dan Materi Bahasa Inggris


Admin mengucapkan, "Selamat merayakan Idhul Fitri 1441 H, semoga amal ibadah kita diterima oleh Allah SWT". Bagi Bapak/Ibu guru yang berminat semua bentuk perangkat pembelajaran, silahkan menghubungi admin via WA: 081997666360, Facebook: Amanda Fariz Mekar Pratama dan Email : mekarfariz@gmail.com. Semoga bermanfaat dan terima kasih atas kunjungannya.

Pengertian Past Future Continuous Tense Dan Contohnya.


Selamat datang, pada kesempatan ini kami berbagi salah satu dari 16 tenses yaitu Pengertian Pengertian Past Future Continuous Tense Dan Contohnya.


14. Past Future Continuous Tense
 
Adalah sebuah tenses yang digunakan untuk menyatakan suatu tindakan perbuatan atau peristiwa yang seolah olah akan terjadi pada waktu yang telah ditentukan pada masa lampau. Tenses ini adalah sama seperti Future Continuous Tense namun dalam bentuk lampaunya.

Sebagai contoh dalam kalimat “Sebenarnya kemarin dia akan bermain gitar dengan kamu pada jam 7 malam, namun kamu tidak ada dirumah.”

Struktur kalimatnya:
(+) S + should/would + Be + Verb 1 + ing + O/C
(-) S + should/would + Not + Be + Verb 1 + ing + O/C
(?)Should/Would + S + Be + Verb 1 + ing + O/C?
Yes, S + should/would
No, S + should/would + not

Contoh:
(+) Sebenarnya kemarin, dia akan bermain gitar dengan kamu pada jam 7 malam, namun kamu tidak ada dirumah.
Actually yesterday, he would be playing guitar with you at 7 o’clock P.M, but you were not in the house.

(-) Sebenarnya kemarin, dia akan bermain gitar dengan kamu pada jam 7 malam, namun kamu tidak ada dirumah.
Actually yesterday, he would not be playing guitar with you at 7 o’clock P.M, but you were not in the house.

(?)Sebenarnya kemarin, apakah dia akan bermain gitar dengan kamu pada jam 7 malam?
Actually yesterday, would he be playing guitar with you at 7 o’clock P.M?
  • Yes, he would
  • No, he would not

Pengertian Past Future Perfect Tense Dan Contohnya.


Selamat datang, pada kesempatan ini kami berbagi salah satu dari 16 tenses yaitu Pengertian Past Future Perfect Tense Dan Contohnya.



15. Past Future Perfect Tense

Adalah suatu tenses yang digunakan untuk menyatakan suatu tindakan, suatu perbuatan atau peristiwa yang akan telah dilakukan sebelum waktu yang telah ditentukan pada waktu yang akan lampau.

Jika dalam kalimat verbal perbuatannya telah dilakukan sebelum waktu yang telah ditentukan, sebgai contoh dalam kalimat:

“sebenarnya saya akan telah menjemputmu pada jam 8 kemarin, tetapi hari itu hujan.” Jika dalam kalimat nominal maka kejadiannya sudah dimulai waktu lampau namun hingga waktu yang ditentukan masih terus berlangsung, sebagai contoh dalam kalimat: “sebenarnya, saya telah berada di sini jam 7 pagi dua hari yang lalu”

Struktur kalimatnya ada 2 macam:
1. Kalimat verbal

Strukturnya:
(+) S + should/would + have/has + Verb 3 + O/C
(-) S + should/would + not + have/has + Verb 3 + O/C
(?)Should/Would + S + have/has + Verb 3 + O/C?
Yes, S + should/would
No, S + should/would + not

Catatan:
Ada 2 jenis verb yaitu:

Irregular Verb ( verb 1, verb 2, verb 3 tidak beraturan)
Verb 1 : eat
Verb 2 : ate
verb 3 : eaten

Regular Verb ( verb 1, verb 2, verb 3 beraturan dengan menambah “ed” di akhir kata verb 2 dan verb 3)
Verb 1 : play
Verb 2 : played
verb 3 : played

contoh:
(+)sebenarnya saya akan telah menjemputmu pada jam 8 kemarin, tetapi hari itu hujan.
Actually I would  have picked you at 8 o’clock yesterday, but that day was raining.

(-)sebenarnya saya belum menjemputmu pada jam 8 kemarin, karena hari itu hujan.
Actually I  would not have  picked you at 8 o’clock yesterday, because that day was raining.

(?)sebenarnya apakah kamu akan telah menjemput saya pada jam 8 kemarin?
Actually  would you  have picked me at 8 o’clock yesterday?
Yes, you would
No, you would not

2. Kalimat Nominal

Strukturnya:
(+) S + should/would + have/has + been + kata sifat /kata benda/kata keterangan
(-) S + should/would + not + have/has + been + kata sifat /kata benda/kata keterangan
(?)Should/Would + S + Have/has + been + kata sifat /kata benda/kata keterangan?
Yes, S + should/would
No, S + should/would + not

Contoh:
(+)saya berfikir kamu akan sudah di sini jam 9 kemarin malam.
I thought you would have been here at 9 o’clock last night.

(-)saya berfikir kamu belum di sini jam 9 kemarin malam.
I thought you would not have been here at 9 o’clock last night.

(?)Apakah  kamu akan sudah di sini jam 9 kemarin malam?
Would you have been here at 9 o’clock last night?
Yes, you would
No, you would not

Pengertian Past Future Perfect Continuous Tense Dan Contohnya.


Selamat datang, pada kesempatan ini kami berbagi salah satu dari 16 tenses yaitu Pengertian Past Future Perfect Continuous Tense Dan Contohnya.


16. Past Future Perfect Continuous Tense

Adalah suatu tenses yang digunakan untk menyatakan suatu tindakan, suatu perbuatan atau peristiwa yang akan telah dikerjakan dan berlangsung terus menerus hingga waktu yang telah ditentukan. Sebagai contoh dalam kalimat “mereka akan telah sedang belajar bahasa inggris selama 2 tahun pada bulan terakhir bulan lalu”.

Struktur kalimatnya:
(+) S + should/would + have + been + Verb 1 + ing + O/C
(-) S + should/would + not + have + been + Verb 1 + ing + O/C
(?)Should/Would + S +  have + been + Verb 1 + ing + O/C?
Yes, S + should/would
No, S + should/would + not

Contoh:
(+)Mereka akan telah sedang belajar bahasa inggris selama 2 tahun pada bulan terakhir bulan lalu
They would have been studying English for 2 years at the end of last month.

(-) Mereka akan telah sedang belajar bahasa inggris selama 2 tahun pada bulan terakhir bulan lalu
They would not have been studying English for 2 years at the end of last month.

(?) Apakah mereka akan telah sedang belajar bahasa inggris selama 2 tahun pada bulan terakhir bulan lalu?
Would they have been studying English for 2 years at the end of last month?
  • Yes, they would
  • No, they would not

Pengertian,Jenis Dan Contoh Tobe Pada 5 W + 1 H Question In Direct Indirect Speech


Pada jenis kalimat Tanya ini kita tidak lepas dari kata Tanya (what, where, when, why, which, whose, whom dan lain-lain) yang digunakan diawal kalimat lalu biasanya disusul dengan “tobe, kta kerja bantu/auxiliary verb ataupun modal” Berikut ini penjelasannya.

Baca juga:


Dalam perjalan kita dalam mempelajari suatu bahasa, kita sering menggunakan atau mengajukan sebuah pertanyaan yang berisi sebuah maksud bawha kita membutuhkan sebuah jawaban lengkap bukan jawabn ya dan tidak. Yang akan kita soroti pada hari ini adalah “tobe” yang terdapat pada 5 W+ 1H Question di kalimat langsung (direct speech) menjadi kalimat tidak langsung (indirect speech). Kita sudah mengetahui bahwa “tobe” bisa kita golongkan menjadi 3 (tiga) macam dalam bahasa Lampung, antara lain:

1.“Tobe” present

“Tobe present” yang kita sering kita gunakan untuk mengikuti kata sifat (adjective), kata benda (noun) dan kata keterangan tambahan (Adverb) dalam kalimat bentuk present antara lain “is, am dan are”.

Perhatikan contoh kalimatnya dibawah ini!

  • Direct speech : Diana asked me, “where is Toni’s home from this street?”
  • Indirect speech : Diana asked me where Toni’s home was from that street
  • Direct speech : ,Miftahul asked me, “What was this?”
  • Indirect speech : Miftahul asked me What that had been
  • Direct speech : Vika said John, “How were they late?”
  • Indirect speech : Vika said John How they had been late
  • Direct speech :Yanti asked me, “Why are you pale?”
  • Indirect speech : Yanti asked me Why I was pale

2. “Tobe” past

“Tobe past” yang kita sering kita gunakan untuk mengikuti kata sifat (adjective), kata benda (noun) dan kata keterangan tambahan (Adverb) dalam kalimat bentuk past antara lain “were dan was”.

Perhatikan contoh kalimatnya dibawah ini!

  • Direct speech : Lenny asked me, “where was Dewi when the race run?”
  • Indirect speech : Lenny asked me where Dewi had been when the race had run
  • Direct speech : ,Mr. Alif asked me, “What time is it?”
  • Indirect speech : Mr. Alif asked me What time it was
  • Direct speech :Jordan said Dewita, “How old are you?”
  • Indirect speech : Jordan said Dewita How old she was
  • Direct speech :Ambar asked me, “Why were they angry?”
  • Indirect speech : Ambar asked me Why they had been angry
3. “Tobe” perfect

“Tobe perfect” yang kita sering kita gunakan untuk mengikuti kata sifat (adjective), kata benda (noun) dan kata keterangan tambahan (Adverb) dalam kalimat bentuk perfect yaitu “been” yang menyertai “has/have”.

Perhatikan contoh kalimatnya dibawah ini!

  • Direct speech     : Yatmi asked me, “where have you been waiting me?”
  • Indirect speech   : Yatmi asked me where I had been waiting her
  • Direct speech     : Mrs . Anjani asked me, “What have been here?”
  • Indirect speech   : Mrs . Anjani asked me What had been there
  • Direct speech     : Enjel said Icha, “How has your mother been ill?”
  • Indirect speech  : Enjel said Icha How your mother had been ill
  • Direct speech     :Mr. Imron asked me, “Why have you been careless?”
  • Indirect speech : Mr. Imron asked me Why I had been careless

Demikian penjelasan yang bisa kami sampaikan tentang Pengertia,Jenis Dan Contoh Tobe Pada WH Question In Direct Indirect Speech.

Terimakasih atas kunjungannya, semoga bermamfaat.

Pengertian, Jenis, Rumus dan Contoh Kalimat “ToBe” Dalam Bahasa Inggris



Tobe/be adalah sebuah kata kerja bantu (auxiliary) yang digunakn untuk menunjukan suatu Subjek (pelaku) dan pola kalimatnya (tense). Arti “tobe/be” secara garis besar antara lain:

a. Diartikan “adalah”, Dalam sebagian besar pola kalimat bahasa inggris selalu ada dalam bentuk langsung (continuous) ataupun nominal.

Contohnya:
  1. She is a nurse
  2. (Dia(perempuan) adalah seorang perawat)
  3. We are students of Elementary School
  4. (Kami adalah murid-murid Sekolah Dasar)
b. Diartikan “merasa”, Mengapa diartikan merasa? Karna ini berhubungan dengan apa yang panca indra rasakan.

Contohnya:
  1. I am happy
  2. (saya merasa bahagia)
  3. She is sick
  4. (Dia(perempuan) merasa sakit)
c. Dalam kalimat passive, tobe akan diikuti dengan past participle Diartikan “di-“, “ter-“ dan “ke-“.

Contohnya:
  1. My mom is called by her friends
  2. (Ibuku dipanggil oleh kawan-kawannya)
  3. The meeting will be begun after having breakfast
  4. (Rapat akan dimulai setelah sarapan)
JENIS-JENIS TOBE/BE

1. Tobe present
Dalam kalimat Present, yaitu pola kalimat yang kejadiannya/kegiatannya berlangsung dimasa sekarang, terdapat tiga (3) tobe antara lain:
  1. Am, Tobe “am” hanya digunakan untuk subjek “I”
  2. Is, Tobe “is” digunakan oleh subjek “He, She dan It”
  3. Are, Tobe “Are” digunakan untuk subjek “They, We dan You”
2. Tobe Past
Dalam pola kalimat past, yaitu pola kalimat yang kejadiannya/kegiatannya berlangsung dimasa yang lampau, terdapat dua (2) tobe antara lain:
  1. Was, Tobe “was” digunakan untuk subjek “I, She, He dan It”
  2. Were, Tobe “Were” digunakan untuk subjek “You, They dan We”
3. Tobe Past Participle
Tobe past participle yaitu “BEEN” digunakan untuk semua subjek. Tapi sebelumnya diawali dengak kata kerja bantu (auxiliary) berupa “have, has atau had) seperti dibawah ini:
  1. Has been di gunakan dalam Perfect Tense
  2. Have been digunakan dalam Perfect Tense
  3. Had been digunakn dalam Perfect Tense
Kegunaan “tobe” di beberapa pola kalimat:

1. Kalimat Nominal



Dalam kalimat Nominal, selalu terdapat “tobe” setelah subjek. “Tobe” dalam kalimat Nominal selalu diikuti kata sifat(adjective), kata benda(noun) ataupun kata keterangan (adverb). Perhatikan rumus umum dalam kalimat nominal yang kita bicarakan.
  • (+) S + TOBE + ADJECTIVE/NOUN/ADVERB
  • (-) S + TOBE + NOT + ADJECTIVE/NOUN/ADVERB
  • (?) TOBE + S + ADJECTIVE/NOUN/ADVERB
Contohnya :
  1. They are lazy (Mereka merasa malas)
  2. Mella has been here (Mella sudah disini)
  3. Diana was sleepy (Diana merasa mengantuk)
2. Kalimat pasif (Passive Voice)
Kalimat pasif mempunya rumus umum, rumus disesuaikan dengan pola kalimat yang sebelumnya berupa kalimat aktif. Perhatikan rumus umum kalimat pasif!
O + TOBE + PAST PARTICIPLE
Contohnya :
  1. The apple is pilled by me (Appel dikupas oleh saya)
  2. Many students have been punished by the headmaster (Banyak murid yang sudahdihukum oleh kepala sekolah)
  3. Yard was swept by aunty (Halaman disapu oleh Bibi)
3. Kalimat Continuous
Dalam kalimat continuous, “TOBE” selalu diikuti oleh kata kerja yang telah mendapat akhiran –ING, yang artinya “sedang”. Perhatikan rumus umumnya
  • (+) S + TOBE + V-ING
  • (-) S + TOBE + NOT + V-ING
  • (?) TOBE + S + W-ING?
Contohnya:
  1. Windy is writing the letter (Windy sedang menulis surat)
  2. Nindyar was cutting the paper (Nindyar sedang menggunting kertas)
  3. We have been waiting the bus (Kami sudah dan sedang menunggu bus)
4. Kalimat yang menggunakan Modal
Kata yang termasuk modal seperti “can, will, should, must, may, ought, could dan lainnya. Perhatikan rumus umumnya!
  1. (+) S + MODAL +BE +ADJECTIVE /NOUN/ADVERB
  2. (-) S + MODAL + NOT + BE + ADJECTIVE/NOUN/ADVERB
  3. (?) MODAL + S +BE + ADJECTIVE/NOUN/ADVERB
Contohnya:
  1. You can be beside me (Kamu bisa disampingku)
  2. The doctor should be on time (dokter sebaiknya tepat waktu)
Demikianlah pembahasan materi tentang Pengertian, Contoh Kalimat, Rumus dan Macam-Macam “ToBe” Dalam Bahasa Inggris. Terima kasih atas kunjungannya, semoga bermanfaat. Don’t forget to share it!

Pengertian, Rumus, Fungsi dan Contoh Kalimat 16 Tenses Bahasa Inggris.


Tenses adalah bentuk kata kerja (verb) dalam bahasa Inggris untuk menunjukkan waktu (sekarang, masa depan, atau masa lalu) terjadinya suatu perbuatan atau peristiwa.

Macam-Macam, Penggunaan, Rumus dan Contoh Kalimat Tenses:


1.  Simple Present Tense
Rumus:
S + V-1
Penggunaan:
Simple present tense untuk menyatakan fakta, kebiasaan, dan kejadian yang terjadi pada saat sekarang ini.

Contoh:

  • We agree with the speaker’s opinion. (Kami setuju dengan opini pembicara.)
  • She is so beautiful. (Dia sangat cantik.)
Baca juga:
2. Present Continuous Tense
Rumus:
S + am/is/are + present participle/V-ing
Penggunaan:
Present continuous tense untuk membicarakan aksi yang sedang berlangsung sekarang atau rencana dimasa depan.


Contoh:

  • I’m driving a car to Bandung now. (Saya sedang menyetir mobil ke Bandung sekarang.)
  • The buses are arriving in an hour. (Bus-bus tersebut tiba dalam satu jam.)
3. Present Perfect Tense
Rumus:
S + have/has + past participle/V-3
Penggunaan:
Present perfect tense digunakan untuk mengungkapkan suatu aktivitas atau situasi yang telah dimulai di masa lalu dan telah selesai pada suatu titik waktu tertentu di masa lalu atau masih berlanjut sampai sekarang.

Contoh:

  • I’ve read this book.(Saya sudah membaca buku ini.)
  • I have lived in Cilegon for 3 months.(Saya telah tinggal di Cilegon selama 3 bulan.)
4. Present Perfect Continuous Tense
Rumus:
S + have/has + been + present participle/V-ing
Penggunaan:
Present perfect continuous tense untuk mengungkapkan aksi yang telah selesai pada suatu titik dimasa lampau atau aksi telah dimulai di masa lalu dan terus berlanjut sampai sekarang. Biasanya aksi tersebut ada durasi waktu tertentu dan ada relevansinya dengan kondisi sekarang.


Contoh:

  • The toddlers have been playing a ball for an hour. (Balita-balita itu telah bermain bola selama satu jam.)
  • The construction labors are thirsty since they have been removing the scaffoldings. (Pekerja konstruksi haus karena mereka telah memindahkan perancah.)
5. Simple Past Tense
Rumus:
S + V-2
Penggunaan:
Simple past tense untuk menunjukkan bahwa suatu kejadian terjadi di masa lampau.
Contoh: 

The party started at 10.00 a.m. (Pesta dimulai jam 10 pagi.)

6. Past Continuous Tense
Rumus: S + was/were + present participle/V-ing
Penggunaan:
Past continuous tense digunakan untuk mengungkapkan bahwa suatu aksi sedang terjadi pada waktu tertentu di masa lampau.

Contoh:

  • The team was playing basketball all day yesterday.(Tim bermain basket sepanjang hari kemarin.)
7. Past Perfect Tense
Rumus:
S + had + past participle/V-3
Penggunaan:
Past perfect tense untuk menyatakan bahwa suatu aksi telah selesai pada suatu titik di masa lalu sebelum aksi lainnya terjadi.

Contoh: When he came last night, the cake had run out. (Ketika dia datang semalam, kue sudah habis.)

8. Past Perfect Continuous Tense
Rumus: S + had + been + present participle/V-ing
Penggunaan:
Past perfect continuous tense digunakan untuk mengungkapkan suatu aksi (dengan durasi waktu tertentu) telah selesai pada suatu titik waktu tertentu dimasa lalu.
Contoh:

  • The labors had been demonstrating for an hour when the manager came. (Pekerja telah berdemonstrasi selama satu jam ketika manager datang.)
9. Simple Future Tense
Rumus:
S + will + bare infinitive
S + be (is/am/are) + going to + bare infinitive)
Penggunaan:
Simple future tense untuk menyatakan bahwa suatu aksi terjadi dimasa depan, secara spontan atau terencana.

Contoh:
  • You will win the game. (Kamu akan memenangkan permainan tersebut.)
  • I am going to meet him tomorrow. (Saya akan menemuinya besok.)
10. Future Continuous Tense
Rumus:
S + will + be + present participle/V-ing
Penggunaan:
Future continuous tense untuk mengungkapkan aksi yang akan sedang terjadi pada waktu tertentu di masa depan.
Contoh: He will be sleeping at 10 p.m. (Dia akan sedang tidur pada jam 10 malam.)

11. Future Perfect Tense
Rumus:
S + will + have + past participle/V-3
Penggunaan:
Future perfect tense untuk mengungkapkan bahwa suatu aktivitas akan sudah selesai pada suatu titik waktu di masa depan.
Contoh:

  • At this time next month, I’ll have finished my English course. (Pada waktu yang sama bulan depan, saya akan telah menyelesaikan kursus bahasa Inggris.)
12. Future Perfect Continuous Tense
Rumus:
S + will + have + been + present participle/V-ing
Penggunaan:
Future perfect continuous tense untuk mengungkapkan   bahwa suatu aksi akan sudah berlangsung selama sekian lama pada titik waktu tertentu di masa depan.
Contoh: The cat will have been sleeping long when you get home. (Kucing itu telah lama tidur ketika kamu pulang.)

13. Simple Past Future Tense
Rumus:
S + would + bare infinitive
Penggunaan:
Simple past future tense untuk menyatakan suatu aksi yang akan dilakukan, membuat prediksi, dan membuat janji di masa depan pada saat berada dimasa lalu.

Contoh: He would forgive you. (Dia akan memaafkanmu.)

14. Past Future Continuous Tense

Rumus:
S + would + be + present participle
Penggunaan:
Past future continuous tense adalah suatu bentuk kata kerja untuk menyatakan aksi atau situasi imajiner yang sedang berlangsung apabila unreal condition-nya terpenuhi (present continuous conditional ~ conditional sentence type 2 dengan continuous tense).

Contoh: I would be attending the conference if I was in Jakarta. (Saya akan sedang menghadiri konferensi tersebut jika saya ada di Jakarta.)

Fakta: but I’m not in Jakarta  (tapi saya tidak di Jakarta)

15. Past Future Perfect Tense
Rumus:
S + would + have + past participle/V-3
Penggunaan:
Past future perfect tense untuk membicarakan suatu aksi yang tidak terjadi di masa lalu (conditional sentence type 3).


Contoh:
  • If you had saved your jewelry and foreign currency in a safety deposit box, they wouldn’t have gone.(Jika kamu telah menyimpan perhiasan dan mata uang asingmu di safety deposit box, mereka tidak akan hilang.)
16. Past Future Perfect Continuous Tense
Rumus:
S + would + have + been + present participle
Penggunaan:
Past future perfect continuous tense adalah suatu bentuk kata kerja untuk menyatakan suatu aksi atau situasi imajiner sedang berlangsung pada titik tertentu atau selama periode tertentu di masa lampau (perfect continuous conditional ~ conditional type 3 dengan continuous).


Contoh:
  • If his Visa had been approved, he would have been working abroad for a week. (Jika visa dia telah disetujui, dia akan telah bekerja selama seminggu.)
Fakta: but his Visa wasn’t approved (tapi Visa-nya tidak disetujui)

Demikian, semoga bermanfaat. Terimakasih atas kunjungannya, don’t forget to share it!

Perbedaan Penggunaan “tobe going to” dan “will” pada Kalimat Simple Future Tense.

Sebelum melangkah lebih jauh, pertama yang harus diketahui yaitu pengertian Simple Future Tense. Baiklah mari dibaca dengan fokus!

Simple Future Tense

Simple Future Tense adalah salah satu basic yang harus dipahami oleh para peserta didik dalam proses pembelajaran Bahasa Inggris. Simple Future Tense bertujuan untuk mengungkapkan sebuah kegiatan yang akan terjadi pada masa yang akan datang.

Ditinjau dari tujuannya:
1. Planning/ Rencana 
Sebagai manusia yang penuh dengan segala kekurangan dan keterbatasan, hanya mampu membuat rencana tetapi pada akhirnya Tuhan lah yang akan punya kuasa untuk menentukannya.

2. Promising/ Janji
Apabila anda membuat sebuah rencana/ janji, maka pastinya rencana/ janji yang anda buat adalah rencana/ janji untuk masa yang akan datang. Bukan sebuah rencana/ janji untuk suatu hal yang telah terjadi.

Penggunaan “tobe going to” pada Kalimat Simple Future Tense dengan menggunakan Verb-1 tobe: am/ is/ are seperti:
  1.  I am…
  2.  He is…
  3.  She is…
  4.  It is…
  5.  Jack is…
  6.  They are…
  7.  We are…
Penggunaan Going to with Verb-1
Penambahan going to setelah tobe bila kalimat positif.
S + tobe going to + V-1
  1. I am going to…
  2. He is going to…
  3. We are going to…

Bila menggunakan kalimat negatif anda akan meletakkan going to setelah not.
S + tobe + not + going to + V-1
  1. I am not going to…
  2. He is not going to…
  3. We are not going to…

Bila menggunakan sebuah kalimat tanya, maka letakkan going to setelah Subject.
tobe + S + going to + V-1 + ?
  1.  Are you going to…?
  2.  Is she going to…?

Situation
Contoh:
I am going to buy 2 tickets to watch cinema.
dalam kalimat ini sudah pasti saya akan membeli 2 tiket untuk menonton film di bioskop.

Jack: Is Mark going to buy 2 tickets movie?
Tom: He is not going to buy 2 tickets, but he is going to buy a ticket cinema.

Pada kalimat ini  Mark pasti tidak akan membeli 2 tiket tetapi dapat dipastikan bahwa dia akan membeli 1 tiket saja untuk menonton film.
  • They are going to play basketball match.
  • He is going to shoot the ball

Dalam kalimat ini sudah dapat dipastikan bahwa mereka akan bermain pertandingan bola basket dan dia akan melemparkan bola ke dalam keranjang.
Penggunaan “tobe going to” pada Kalimat Simple Future Tense dengan menggunakan Adjective/ Noun.
Yang dimaksud dengan tobe going to adalah:
tobe: am/ is/ are
  1. I am…
  2. He is…
  3. She is…
  4.  It is…
  5.  Jack is…
  6.  They are…
  7. We are…

Penggunaan Going to with Adjective/ Noun
Penambahan going to setelah tobe bila kalimat positif.
S + tobe going to be + Adjective/ Noun
  1.  I am going to…
  2.  He is going to…
  3.  We are going to…

Jika menggunakan kalimat negatif anda akan meletakkan going to setelah not.
S + tobe + not + going to be + Adjective/ Noun
  1. I am not going to…
  2. He is not going to…
  3. We are not going to…

Jika akan membuat sebuah kalimat tanya, maka letakkan going to setelah Subject.
tobe + S + going to be + Adjective/ Noun + ?
  1. Are you going to…?
  2.  Is she going to…?

Situation :
Simak contoh kalimat di bawah ini:
I and my family are going to be in Borobudur next weekend.
Are Tom and Jane going to be in Borobudur tample?
Tom is not going to be in Borobudur tample but Jane is going to be in Borobudur tample.
  1. She is going to be happy at the beach next holiday.
  2. Are you and your sister going to be at the beach?
  3. I am not going to be at the beach but my sister is going to be there.
  4. Red Mustang is going to be a champion in this race.
  5. Orange Supra is not going to be the second winner but it is going to be the third place.

Penggunaan “will” pada Kalimat Simple Future Tense dengan menggunakan Verb-1
Penggunaan “will” pada kalimat positif/ Positive (+):
S + will + V-1
Contoh dalam kalimat:
  1. They will visit Dinosour Museum.
  2.  We will play football.
  3.  I will watch a movie.
  4.  You will repair your car.
  5.  He will sell his house.
  6.  She will buy vegetable.

Pada kalimat-kalimat positif di atas, belum merupakan kepastian, tetapi kemungkinan akan terjadi. Oleh sebab itu anda dapat menggunakan Auxiliary Verb/ tobe “will” untuk semua Subject tanpa terkecuali.
Penggunaan “will” pada kalimat negatif/ Negative (-):
S + will + not + V-1
Contoh dalam kalimat:
  1. She will not study math.
  2.  He will not drive his car.
  3.  They will not watch concert.
  4.  We will not do the test.
  5.  I will not go to my friend’s house.
  6.  You will not take this gift.

Pada kalimat-kalimat negatif di atas, belum merupakan kepastian, tetapi kemungkinan akan terjadi. Oleh sebab itu anda dapat menggunakan Auxiliary Verb/ tobe “will not/ won’t” untuk semua Subject tanpa terkecuali.
Penggunaan “will” pada kalimat tanya/ Interrogative (?):
will + S + V-1 + ?
Contoh dalam kalimat:
  1. Will he ride his bike?
  2.  Will she watch a movie?
  3.  Will they play music?
  4.  Will we go to party?
  5.  Will you have a call?
Pada kalimat-kalimat tanya di atas, belum merupakan kepastian, tetapi kemungkinan akan terjadi. Oleh sebab itu anda dapat menggunakan Auxiliary Verb/ tobe “will” untuk semua Subject tanpa terkecuali.

Penggunaan “will” pada Kalimat Simple Future Tense dengan menggunakan Adjective/ Noun

Penggunaan “will be” pada kalimat positif/ Positive (+):
S + will + be + Adjective/ Noun

Contoh dalam kalimat:
Adjective:
  1.  They will be busy.
  2.  We will be sad.
  3.  I will be thirsty.
  4.  He will be angry.
  5.  She will be happy.
  6.  It will be dangerous.

Noun:
  1.  They will be in the office.
  2.  We will be in the class.
  3.  I will be there.
  4.  He will be at the work shop.
  5.  She will be a manager.
  6.  It will be a market.

Penggunaan “will be” pada kalimat negatif/ Negative (-):
S + will + not + be + Adjective/ Noun
Contoh dalam kalimat:
Adjective:
  1. She will not be happy.
  2.  He will not be angry.
  3.  It will not be dangerous.
  4.  They will not be busy.
  5. We will not be sad.
  6. I will not be thirsty.

Noun:
  1. They will not be in the office.
  2.  We will not be in the class.
  3.  I will not be there.
  4.  He will not be at the work shop.
  5.  She will not be a manager.
  6.  It will not be a market.

Penggunaan “will be” pada kalimat tanya/ Interrogative (?):
Will + S + be + Adjective/ Noun + ?
Contoh dalam kalimat:
Adjective:
  1.  Will she be happy?
  2.  Will he be angry?
  3.  Will it be dangerous?
  4.  Will they be busy?
  5.  Will we be sad?
  6.  Will you be thirsty?

Noun:
  1.  Will they be in the office?
  2.  Will we be in the class?
  3.  Will you be there?
  4.  Will he be at the work shop?
  5.  Will she be a manager?
  6.  Will it be a market?

Kesimpulan Perbedaan Penggunaan “tobe going to” dan “will” pada Kalimat Simple Future Tense:

They are going to play basketball match. Dalam kalimat ini sudah dapat dipastikan bahwa mereka akan bermain pertandingan bola basket. Apabila anda menggunakan “tobe going to” maka sudah dapat dipastikan anda akan melakukan kegiatan tersebut.

They will play basketball match. Dalam kalimat ini, bila anda menggunakan “will” maka belum tentu anda akan melakukan kegiatan tersebut.

Demikianlah, terima kasih atas kunjungannya, semoga bermanfaat. Don’t forget to share it!
Back To Top