Bank Soal Ujian dan Materi Bahasa Inggris


Admin mengucapkan, "Selamat merayakan Idhul Fitri 1441 H, semoga amal ibadah kita diterima oleh Allah SWT". Bagi Bapak/Ibu guru yang berminat semua bentuk perangkat pembelajaran, silahkan menghubungi admin via WA: 081997666360, Facebook: Amanda Fariz Mekar Pratama dan Email : mekarfariz@gmail.com. Semoga bermanfaat dan terima kasih atas kunjungannya.

Pengertian Skripsi dan Proses Penyusunannya.


Skripsi adalah istilah yang digunakan di Indonesia untuk mengilustrasikan suatu karya tulis ilmiah berupa paparan tulisan hasil penelitian sarjana S1 yang membahas suatu permasalahan/fenomena dalam bidang ilmu tertentu dengan menggunakan kaidah-kaidah yang berlaku.

Baca juga...
  1. Pengertian dan Perbedaan  Skripsi, Tesis dan Disertasi.
  2. Pengertian Tesis, Ciri, Tujuan, Jenis dan Karakteristiknya.
Skripsi bertujuan agar mahasiswa mampu menyusun dan menulis suatu karya ilmiah, sesuai dengan bidang ilmunya. Mahasiswa yang mampu menulis skripsi dianggap mampu memadukan pengetahuan dan keterampilannya dalam memahami, menganalisis, menggambarkan, dan menjelaskan masalah yang berhubungan dengan bidang keilmuan yang diambilnya. Skripsi merupakan persyaratan untuk mendapatkan status sarjana (S1) di setiap Perguruan Tinggi Negeri (PTN) maupun Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang ada di Indonesia.

Istilah skripsi sebagai tugas akhir sarjana hanya digunakan di Indonesia. Negara lain, seperti Australia menggunakan istilah thesis untuk penyebutan tugas akhir dengan riset untuk jenjang undergraduate (S1), postgraduate (S2), Ph.D. dengan riset (S3) dan disertation untuk tugas riset dengan ukuran yang kecil baik undergraduate (S1) ataupun postgraduate (pascasarjana). Sedangkan di Indonesia skripsi untuk jenjang S1, tesis untuk jenjang S2, dan disertasi untuk jenjang S3.

Dalam penulisan skripsi, mahasiswa dibimbing oleh satu atau dua orang pembimbing yang berstatus dosen pada perguruan tinggi tempat mahasiswa kuliah. Untuk penulisan skripsi yang dibimbing oleh dua orang, dikenal istilah Pembimbing I dan Pembimbing II. Biasanya, Pembimbing I memiliki peranan yang lebih dominan bila dibanding dengan Pembimbing II.

Proses penyusunan skripsi berbeda-beda antara satu kampus dengan yang lain. Namun umumnya, proses penyusunan skripsi adalah sebagai berikut:
  1.     Pengajuan judul skripsi
  2.     Pengajuan proposal skripsi
  3.     Seminar proposal skripsi
  4.     Penelitian
Setelah penulisan dianggap siap dan selesai, mahasiswa mempresentasikan hasil karya ilmiahnya tersebut pada Dosen Penguji (sidang tugas akhir).

Mahasiswa yang hasil ujian skripsinya diterima dengan revisi, melakukan proses revisi sesuai dengan masukan Dosen Penguji.

Ada pun proses penyusunan skripsi yang cukup ringkas sebagai berikut:
  1.     Pengajuan judul skripsi/meminta topik skripsi dari dosen
  2.     Penelitian dan bimbingan skripsi
  3.     Seminar
  4.     Sidang
  5.     Revisi
Demikian, semoga bermanfaat.

Pengertian dan Definisi Skripsi Menurut Para Ahli.


Selamat datang, semoga kita tetap sehat. Pada kesempatan ini kami berbagi pengertian dan definisi skripsi menurut para ahli. Tujuannya untuk memudahkan kita dalam memahami pengertiannya. Selamat membaca.

Berikut Pengertian dan Definisi Skripsi Menurut Para Ahli:
  1. Skripsi adalah karangan ilmiah yang memaparkan suatu pokok soal yang cukup penting dalam suatu cabang ilmu sebagai cabang penelitian pustaka dan/atau lapangan yang dilakukan oleh seorang mahasiswa berdasarkan penugasan akademik dari perguruan tingginya untuk menjadi salah satu syarat kelulusannya sebagai sarjana (The Liang Gie: 1995).
  2. Skripsi adalah sebuah karya ilmiah yang disusun oleh seorang mahasiswa program sarjana dari hasil-hasil penelitiannya atas dasar analisis data primer dan atau analisis data sekunder (Drs. Jarwanto : 1992).
  3. Skripsi adalah karya tulis ilmiah yang ditulis dan dipersiapkan pada akhir program studinya sebagai salah satu syarat mendapat gelar dan skripsi ini ditulis oleh mahasiswa program S–1 (Nana Sujana: 1988).
  4. Skripsi adalah karya ilmiah mahasiswa yang disajikan di depan dewan penguji sebagai pelengkap masa akhir perkuliahan (Ensiklopedia Nasional Indonesia: 1991).
  5. Skripsi adalah bagian  dari  suatu  karangan  faktawi,  jenis  karangan  khususnya mengenai  suatu  topik keilmiahan dan pada umumnya ditujukan pada sidang pembaca yang berkecimpung dalam bidang pengetahuan ilmiah yang bersangkutan (P. Westra : 1991).
  6. Skripsi adalah tugas penulisan dalam rangka mengakhiri perkuliahan bagi para mahasiswa dan dipakai untuk menunjuk satu subjek yaitu untuk tingkat sarjana. (A.E Fachrudin : 1998).
  7. Skripsi adalah karya ilmiah yang ditulis sebagai salah satu syarat untuk mencapai tingkat tertentu dan dibuat saat mahasiswa akan menamatkan studinya. (Endry Boeriswati dan Moediasih R. Wijoto : 1991).
  8. Skripsi adalah karya tulis di tingkat sarjana yang berdasarkan atas penyelidikan bahan–bahan bacaan atau observasi lapangan (Suryadi: 1980).
  9. Skripsi adalah karangan  ilmiah  yang  diwajibkan  sebagai  bagian dari persyaratan  pendidikan akademis (Poerwadarminta : 1986).
  10. Skripsi adalah sebuah karangan ilmiah yang diwajibkan untuk mengikuti ujian di perguruan tinggi (Bambang Marhijanto : 1993).
  11. Skripsi adalah karya ilmiah yang membahas suatu masalah berdasarkan hasil penelitian. Biasanya disusun sebagai salah satu syarat mengikuti ujian sarjana. (Mohamad Ali: 1984).
  12. Skripsi adalah karya ilmiah yang ditulis melalui kegiatan perencanaan, pelaksanaan, dan hasil penelitian ilmiah oleh mahasiswa jenjang program sarjana muda atau sarjana (Ahmad : 1999).
Baca juga...
  1. Pengertian dan Perbedaan  Skripsi, Tesis dan Disertasi.
  2. Pengertian Tesis, Ciri, Tujuan, Jenis dan Karakteristiknya.
Demikian, semoga bermanfaat.
Back To Top